Pembongkaran Pabrik Narkoba di Semarang Seret Kiper Liga 2 hingga Eks Pemain Persela

- Senin, 18 Mei 2020 | 15:54 WIB
Kepolisian menangkap pesepak bola sampai mantan wasit di Jawa Timur karena terlibat kasus narkoba. (Suara.com/Dimas)
Kepolisian menangkap pesepak bola sampai mantan wasit di Jawa Timur karena terlibat kasus narkoba. (Suara.com/Dimas)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Badan Nasional Penanggulangan Narkoba Provinsi (BNNP) Jawa Timur dan Jawa Tengah membongkar Sindikat peredaran narkoba yang melibatkan Pemain Liga 2 asal klub Persatuan Sepak Bola Hizbul Wathan (PSHW), M Choirun Nasirini. 

Bahkan, kasus tersebut juga menyeret eks pemain Persela, Eko Susan Indarto, dan Dedi A Manik, beserta sopir yang bernama Novin Ardian asal Kabupaten Kendal.

Hasil penyelidikan sementara, terdapat rumah produksi barang haram sabu yang beralamat di Mijen Semarang. Petugas menyita 5.000 gram narkotika jenis methapethamin dari praktik clandestine laboratory tersebut.

AYO BACA : BNNP Jateng Ungkap TPPU dari Kasus Narkotika, Aset Rp1,03 Miliar Disita

Kabid Pemberantasan BNNP Jatim, Kombespol Arief Darmawan menjelaskan, Keempat tersangka diamankan berurutan, dan ditangkap di tempat yang sama, di salah satu hotel dekat Bandara Internasional Juanda Surabaya. 

Sementara, Kepala BNNP Jatim Brigjend Bambang Priambodo menjelaskan bahwa tersangka M Choirul Nasirin, terindikasi melakukan penjualan di Daerah Sidoarjo.

"Berdasarkan informasi masyarakat yang ditindak lanjuti dengan penyelidikan Tim Intelijen, bahwa akhir-akhir ini sering terjadi transaksi narkotika di sekitar Buduran-Sidoarjo. Tim intelijen melakukan pendalaman perihal informasi tersebut dan benar, diperoleh fakta-fakta yang mengindikasikan adanya transaksi narkotika jenis methapethamin yang dilakukan oleh Nasirin dengan area distribusi meliputi daerah sidoarjo dan sekitarnya," ungkapnya.

AYO BACA : Korban PHK, Rio Nekat Mudik ke Solo Jalan Kaki

Pada hari Minggu (17/5/2020), sekira pukul 12.20 WIB, Nasirin terlihat menuju hotel di Sedati Juanda, menemui seseorang yang datang menggunakan Inova warna gold nopol H 9314 AW. Tak lama berselang datang seseorang bergabung dalam kamar. Modus tersebut diyakini tim BNNP Jatim sedang terjadi sebuah transaksi berdasarkan riwayat transaksi sebelumnya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Peluang Siswa SMK jadi Pengusaha Masih Terbuka Lebar

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:26 WIB

Update Stok Darah PMI Semarang, Selasa 26 Oktober 2021

Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:46 WIB
X