Pasar Rejomulyo jadi Klaster Penyebaran Covid-19

- Jumat, 22 Mei 2020 | 16:49 WIB
Sejumlah orang di Pasar Rejomulyo atau Pasar Kobong Semarang mengikuti rapid test. (dok)
Sejumlah orang di Pasar Rejomulyo atau Pasar Kobong Semarang mengikuti rapid test. (dok)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM- Pemerintah Kota Semarang memperpanjang kembali PKM selama 14 hari ke depan setelah menggelar rapat terbatas dengan jajaran forkopimda Kamis (21/5/2020) malam.

Perpanjangan PKM tersebut didasari pada lonjakan aktivitas masyarakat yang menyebabkan tren kasus covid-19 yang tadinya sudah melandai kini berbalik arah kembali. 

AYO BACA : PKM Kota Semarang Diperpanjang, Wali Kota Minta Warga Berdamai dengan Korona

Penambahan kasus covid-19 di Semarang karena adanya tiga klaster baru yang ditemukan yakni rumah sakit, instansi pendidikan dan pasar. Salah satunya adalah Pasar Kobong atau Pasar Rejomulyo yang disebutkan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Jumat (22/5/2020).

Ditemui di kantornya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr Moch Abdul Hakam membenarkan adanya lonjakan kasus baru tersebut.
  
“Tiga klaster baru tersebut muncul setelah petugas  Dinkes yang di lapangan melakukan penjaringan secara masif di beberapa lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat beberapa hari terakhir ini diantaranya di rumah sakit dan instansi pendidikan,“ jelas dr Hakam.

AYO BACA : Polemik Pelonggaran PSBB, Bambang Kribo: Masyarakat Terbagi 2 Kubu

“Namun lonjakan tersebut juga diimbangi dengan angka kesembuhan yang cukup meningkat selama tiga hari terakhir ini. Sampai saat ini, tercatat 251 telah dinyatakan sembuh. Dan masih ada 61 positif dengan rincian 6 dalam perbaikan klinis sisanya masih dalam perawatan,” tambahnya.

Saat ditanya bagaimana penanganan pasien Covid-19, dr Hakam menuturkan bahwa salah satu upaya percepatan penanganan pasien sembuh Covid-19 adalah perawatan intensif dari petugas medis yang bertugas.

“Kita punya rumah isolasi di rumah dinas wali kota yang turut menyumbang angka kesembuhan bagi pasien tanpa gejala. Di sana pasien hanya fokus untuk sembuh. Segala keperluan dari makan sampai laundry semua sudah disediakan, juga ada tenaga medis yang memantau kesehatan pasien selama 24 jam,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Update Stok Darah Semarang, Selasa 21 September 2021

Selasa, 21 September 2021 | 15:30 WIB

Cakupan Vaksinasi di Sejumlah Wilayah Jateng Masih Rendah

Selasa, 21 September 2021 | 14:44 WIB

Jateng Kebut Percepatan Vaksinasi

Selasa, 21 September 2021 | 14:15 WIB

Dindikbud Demak Genjot Lingkungan Belajar Berkualitas

Selasa, 21 September 2021 | 10:35 WIB
X