BMKG Pasang WRS Baru di 14 Titik Wilayah Jateng

- Sabtu, 13 Juni 2020 | 18:09 WIB
BMKG memasangan sejumlah alat Warning Receiver System (WRS) di berbagai wilayah rawan gempa dan tsunami di Indonesia. (Dok)
BMKG memasangan sejumlah alat Warning Receiver System (WRS) di berbagai wilayah rawan gempa dan tsunami di Indonesia. (Dok)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memcatat, selama periode 2008-2019, rata-rata terjadi gempa sebanyak 5.818 kali, gempa signifikan dengan magnitudo di atas 5,0 sebanyak 347 kali dan 2 tahun sekali terjadi gempa berpotensi tsunami.

Dari hasil monitoring tersebut, sebagai upaya peringatan dini, dan informasi, BMKG memasangan sejumlah alat Warning Receiver System (WRS) di berbagai wilayah rawan gempa dan tsunami di Indonesia.

AYO BACA : 40% Wilayah Jawa Tengah Masuki Musim Kemarau

"Di tahun 2020 ini, BMKG telah melakukan pemasangan sejumlah WRS generasi terbaru di 315 titik lokasi," ujar Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara, Setyoajie Prayoedhie, Sabtu (13/6/2020).

Untuk Provinsi Jawa Tengah, lanjutnya, BMKG memasang di 14 lokasi yang tersebar di 13 kabupaten/kota yang meliputi Banjarnegara, Batang, Boyolali, Pemalang, Banyumas, Blora, Cilacap, Grobogan, Klaten, Pekalongan, Tegal, Wonogiri, termasuk dua lembaga penyiaran, yaitu RRI Purwokerto  dan TVRI Semarang.

AYO BACA : Punya Piagam Prestasi? Ini Nilai Tambah Bagi Pendaftar PPDB 2020

'Sejak Tahun 2008 BMKG sudah memasang sebanyak 275 peralatan WRS. Namun demikian, mengingat peralatan WRS masih sangat dibutuhkan, maka pada tahun 2020 ini, BMKG memasang WRS generasi terbaru di 315 lokasi," imbuhnya.

Dengan terpasangnya WRS NewGen ini diharapkan dapat meningkatkan performa penyebarluasan informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami dari BMKG Pusat Jakarta ke kantor unit pelaksana teknis BMKG, Pemerintah Daerah, Lembaga/Kemeterian, Media, dan lembaga lain yang terkait penanganan bencana, khususnya di provinsi Jawa Tengah.

"Harapan kita dengan adanya percepatan penyebarluasan informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami ini, maka akan dapat mempercepat respon dalam penanganan bencana, sehingga dapat memberikan manfaat nyata dalam menyelamatkan masyarakat Indonesia dari bencana," katanya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Pemkab Siapkan 3 Jalur Penghubung Kendal Bawah dan Atas

Selasa, 21 September 2021 | 18:44 WIB

Update Stok Darah Semarang, Selasa 21 September 2021

Selasa, 21 September 2021 | 15:30 WIB

Cakupan Vaksinasi di Sejumlah Wilayah Jateng Masih Rendah

Selasa, 21 September 2021 | 14:44 WIB

Jateng Kebut Percepatan Vaksinasi

Selasa, 21 September 2021 | 14:15 WIB

Dindikbud Demak Genjot Lingkungan Belajar Berkualitas

Selasa, 21 September 2021 | 10:35 WIB
X