Awas, Tak Jujur Isi Data PPDB SMA/SMK Jateng Bisa Dicoret

- Senin, 15 Juni 2020 | 21:01 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan arahan di acara Rembug PPDB Online SMA/SMK Negeri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2019/2020 di Wisma Perdamaian, Rabu (16/1/2019). (Afri Rismoko/Ayosemarang.com)
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan arahan di acara Rembug PPDB Online SMA/SMK Negeri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2019/2020 di Wisma Perdamaian, Rabu (16/1/2019). (Afri Rismoko/Ayosemarang.com)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan orang tua siswa tak memalsukan data saat mendaftarkan anaknya ke sekolahan. Jika nekat, sekolah tak segan untuk mengeluarkan siswa yang bersangkutan. 

Hal itu disampaikan Ganjar, usai menerima presentasi terkait Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, tentang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) SMA dan SMK. 

Di ruang kerjanya, Gubernur menegaskan, seleksi tahun ini berbasis kejujuran. 

"Agar ketika mengisi data, terutama orang tua menjaga integritas dijaga. Ketika mengisi data sesuai kenyataan, kalau tidak (meskipun) dia (siswa) diterima dan data salah (tak jujur) dicoret lo. Ini saya ingatkan nanti dicoret hati-hati," tuturnya, Senin (15/6/2020).

Selain itu, ia juga mengingatkan PPDB 2020-2021 tak lagi membutuhkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), bagi siswa miskin. Sebagai gantinya, tahun ini akan menggunakan data milik kementrian sosial. 

"Termasuk untuk yang miskin dulu pernah gunakan SKTM maka, sekarang pakai data dari Basis Data Terpadu (BDT)," jelas Ganjar.

AYO BACA : PPDB, Orang Tua Tak Boleh Asal Pilih Sekolah

Selain penggunaan BDT, pada tahun ajar 2020-2021 kriteria siswa tidak mampu juga dilihat dari mereka yang memiliki kartu PKH, pemegang KIP dan Kartu Miskin. Semuanya, berbasis data yang telah terverifikasi oleh instansi pengampu. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Jumeri mengatakan, daya tampung SMA dan SMK di Jateng tahun 2020-2021 mencapai 208.215 siswa. 

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Peluang Siswa SMK jadi Pengusaha Masih Terbuka Lebar

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:26 WIB

Update Stok Darah PMI Semarang, Selasa 26 Oktober 2021

Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:46 WIB
X