Banyak Aduan Data Palsu, Disdik Jateng Minta Kepala Sekolah Validasi Data PPDB

- Senin, 22 Juni 2020 | 10:58 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memantau posko PPDB Daring di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Jumat (19/6/2020) petang. (ist)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memantau posko PPDB Daring di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Jumat (19/6/2020) petang. (ist)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM- Seluruh jajaran Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri di Jawa Tengah diminta ketat dalam pengawasan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020. Mereka diminta melakukan validasi dan verifikasi data seluruh calon siswa untuk menghindari adanya kecurangan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Jumeri mengatakan, penerimaan PPDB Jateng tahun ini dilakukan dengan mekanisme full online. Oleh karena itu, baik penyelenggara, orangtua dan calon peserta didik harus sama-sama memiliki integritas, kata Jumeri, Senin (22/6/2020).

Jumeri mengatakan, sampai saat ini pihaknya sudah menerima banyak laporan dan aduan tentang adanya ketidakjujuran pengisian data dalam aplikasi PPDB. Baik nilai rapor, surat keterangan domisili, kartu keluarga dan sertifikat kejuaraan yang digunakan untuk memenuhi persyaratan pendaftaran.

AYO BACA : Tekan Penyebaran Covid-19, Feeder BRT Gunungpati

Menindaklanjuti aduan itu, saya memerintahkan kepada seluruh kepala sekolah ketat dalam melakukan validasi dan verifikasi data yang masuk. Proses validasi dan verifikasi data itu, akan kami laksanakan mulai hari ini, Senin (22/6/2020) hingga Kamis (24/6) nanti, terangnya. 

Kepada orangtua dan calon siswa yang merasa memalsukan data, diminta untuk segera membatalkan pendaftarannya, memperbaiki kembali sesuai data yang ada untuk kemudian mendaftar kembali.

Mereka yang melakukan perbaikan itu, tidak akan dikenai sanksi apapun. Namun apabila setelah pengumuman penerimaan dilakukan dan diketahui ada pelanggaran atau laporan masyarakat mengenai indikasi pelanggaran dan bisa dibuktikan, maka penerimaan calon siswa tersebut akan dibatalkan.

AYO BACA : Hari Ketiga PPDB Jateng, 4.000 Masalah Akreditasi Diselesaikan

Kepada masyarakat luas, kami mengharapkan bantuannya untuk mengawasi dan melaporkan apabila ada indikasi kecurangan. Bantuan masyarakat itu kami harap dapat mewujudkan proses PPDB Jateng yang berintegritas, tutupnya.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

300 Penerima Manfaat di Salatiga Dapat Batuan Beras

Jumat, 24 September 2021 | 19:00 WIB

Alpasis Band, Grup Musik yang Beranggotakan Narapidana

Jumat, 24 September 2021 | 15:37 WIB

UPDATE Stok Darah Semarang, Jumat 24 September 2021

Jumat, 24 September 2021 | 14:18 WIB
X