Selain SKD Aspal, Ganjar Temukan Modus Dompleng KK pada PPDB

- Kamis, 25 Juni 2020 | 12:08 WIB
Gubernur Jateng,  Ganjar Pranowo mengunjungi Dinas Pendidikan Jawa Tengah untuk memastikan pelayanan masih berjalan, Rabu (24/6/2020) malam. (ist)
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengunjungi Dinas Pendidikan Jawa Tengah untuk memastikan pelayanan masih berjalan, Rabu (24/6/2020) malam. (ist)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menemukan modus baru dalam pendaftaran PPDB 2020

Selain banyaknya penggunaan surat keterangan domisili (SKD) asli tapi palsu (Aspal), Ganjar menemukan adanya modus dompleng kartu keluarga (KK).

Modus itu ditemukan Ganjar saat sidak proses PPDB di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Rabu (24/6/2020) malam. Dalam sidak itu, Ganjar menemukan adanya kasus orang Bali yang mendaftarkan anaknya di SMAN 3 Semarang.

Untuk mengakali sistem, orang tua calon siswa menitipkan nama anaknya kepada seseorang yang dekat dengan SMA 3 Semarang. 

Ia berani cabut berkas anaknya dan memasukkan nama anaknya itu ke KK orang di Semarang tersebut. Meskipun sebenarnya, si anak sedang sekolah dan bersama orang tuanya di Bali.

Ganjar pun langsung menelpon orang tua siswa itu. Dari percakapan tersebut, orang tua siswa membenarkan bahwa anaknya dompleng KK di Semarang.

AYO BACA : Banyak Aduan Data Palsu, Disdik Jateng Minta Kepala Sekolah Validasi Data PPDB

"Ibu saya tanya, anaknya sekarang tinggal di mana? Ini kok KK nya sudah tinggal di Semarang sejak Januari 2019," tanya Ganjar.

Dari ujung telepon itu, Ganjar mendengar bahwa si anak saat ini masih tinggal bersamanya di Denpasar. Ia mengakui bahwa surat keterangan itu tidak benar.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Update Stok Darah Semarang, Selasa 21 September 2021

Selasa, 21 September 2021 | 15:30 WIB

Cakupan Vaksinasi di Sejumlah Wilayah Jateng Masih Rendah

Selasa, 21 September 2021 | 14:44 WIB

Jateng Kebut Percepatan Vaksinasi

Selasa, 21 September 2021 | 14:15 WIB

Dindikbud Demak Genjot Lingkungan Belajar Berkualitas

Selasa, 21 September 2021 | 10:35 WIB

50% Santri di Kendal Sudah Dapatkan Vaksinasi Covid-19

Senin, 20 September 2021 | 19:18 WIB
X