Pelajar Anggap Sistem Zonasi Kurang Adil, Begini Reaksi Ganjar

- Senin, 6 Juli 2020 | 16:21 WIB
Proses verifikasi berkas pendaftaran di SMKN 5 Semarang, Senin (6/7/2020). (ist)
Proses verifikasi berkas pendaftaran di SMKN 5 Semarang, Senin (6/7/2020). (ist)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM -- Sejumlah pelajar mengungkapkan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) 2020 cukup rumit. 

Selain itu, ada pula yang menyoroti terkait zonasi yang dianggap kurang adil, karena hanya mengutamakan dekat-dekatan dan usia.

“Saya kira zonasi ini memperhitungkan jarak dan nilai, ternyata hanya jarak dan umur. Saya sempat khawatir, karena kegeser dengan yang lebih tua. Padahal jarak saya juga dekat, tapi usianya masih sangat muda, di atas saya masih banyak yang lebih tua,” kata Haqiqi (15) salah satu calon siswa SMAN 2 Semarang.

Seharusnya lanjut dia, sistem zonasi harus dibarengi dengan prestasi. Artinya, meskipun jarak menjadi penentu, namun nilai atau prestasi juga menjadi pertimbangan.

AYO BACA : Verifikasi PPDB Data Tidak Sesuai, Ganjar: Tidak Ada Toleransi

“Kalau seperti ini, yang muda dan nilainya bagus kalah dengan yang tua dengan nilai pas-pasan. Padahal jaraknya sama,” ucapnya.

Namun tak sedikit pula yang setuju dengan adanya sistem zonasi ini. Menurut mereka, sistem zonasi merupakan sistem pemerataan sekolah dan memberikan kesempatan kepada semua siswa untuk belajar di sekolah terdekat.

“Ya bagus ya, dengan sistem zonasi ini, anak saya bisa sekolah di sekolah yang dekat dengan rumah. Jadi tidak khawatir selama perjalananya,” kata Nur Safitri (42), salah satu orang tua siswa.

Berbagai keluhan dan masukan itu diserap baik-baik oleh Ganjar. Dirinya membenarkan, bahwa sistem PPDB ini memang masih ada kekurangan yang harus diperbaiki.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

300 Penerima Manfaat di Salatiga Dapat Batuan Beras

Jumat, 24 September 2021 | 19:00 WIB

Alpasis Band, Grup Musik yang Beranggotakan Narapidana

Jumat, 24 September 2021 | 15:37 WIB

UPDATE Stok Darah Semarang, Jumat 24 September 2021

Jumat, 24 September 2021 | 14:18 WIB
X