Polines Perkenalkan Robot untuk Layani Pasien Covid-19

- Minggu, 19 Juli 2020 | 19:42 WIB
Tim robotik Politeknik Negeri Semarang (Polines) mengenalkan robot pengganti tenaga medis untuk melayani pasien covid-19 bernama RAMA (Robot Asisten Medis Autonomus) di rumah dinas Gubernur Jawa Tengah, Minggu (19/7/2020). (ist)
Tim robotik Politeknik Negeri Semarang (Polines) mengenalkan robot pengganti tenaga medis untuk melayani pasien covid-19 bernama RAMA (Robot Asisten Medis Autonomus) di rumah dinas Gubernur Jawa Tengah, Minggu (19/7/2020). (ist)

TEMBALANG, AYOSEMARANG.COM- Tim robotik Politeknik Negeri Semarang (Polines) menciptakan robot pengganti tenaga medis untuk melayani pasien covid-19 bernama RAMA (Robot Asisten Medis Autonomus). Robot itu berbentuk seperti rak makanan yang biasa digunakan suster mengantar makanan dan obat-obatan di rumah sakit.
\n 
\nBedanya, robot rak makanan itu bisa berjalan sendiri sehingga aman saat mengantar kebutuhan pasien penyakit menular seperti covid-19. Robot tersebut untuk pertama kali diperkenalkan kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di rumah dinasnya, Minggu (19/7/2020). 

Salah satu pembuat robot RAMA, Abbas Kiarostami mengatakan, ide pembuatan robot itu awalnya prihatin dengan banyaknya tenaga medis yang gugur saat menjalankan tugasnya melayani pasien covid-19. Selain itu, penggunaan APD yang sangat tinggi membuat banyak rumah sakit kekurangan APD.

Jadi kami berinovasi membuat robot ini, agar kontak pasien dengan tenaga medis bisa dikurangi. Dengan robot ini, semua kebutuhan pasien bisa diantar dengan jarak jauh tanpa harus bersinggungan langsung. Selain praktis dan aman, juga bisa mengurangi penggunaan APD, jelasnya.

Proses pembuatan robot tersebut lanjut Abbas memakan waktu sekitar sebulan. Biaya riset yang dikeluarkan sekitar Rp25 juta.

AYO BACA : Jelang Iduladha, Dispertan Semarang Cek Hewan Kurban

Harapannya robot ini bisa segera digunakan untuk membantu tenaga medis yang bekerja melayani covid-19. Tentu, masukan dari beberapa tokoh termasuk pak Ganjar Pranowo ini akan kami jadikan evaluasi untuk mengembangkan robot ini agar semakin optimal, pungkasnya.

Tim robotik Polines juga meminta masukan dari orang nomor satu di Jawa Tengah itu. Saat pertama melihat robot tersebut, Ganjar tidak menduga bahwa rak makanan itu adalah robot yang dimaksud. Ekspektasinya, robot yang diciptakan seperti robot yang lengkap dengan kaki, tangan dan kepala.

Ini robotnya to, saya kira robot seperti yang biasanya itu. Ada kaki dan kepalanya, katanya.

Ganjar pun meminta tiga mahasiswa pencipta robot tersebut yakni Abbas Kiarostami Permana, Ainur Rofik dan Wahyu Hidayat untuk mendemonstrasikan. Setelah dihidupkan dan dikontrol melalui remot, robot RAMA itu bisa berjalan sendiri ke sejumlah tempat dengan sukses.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Update Stok Darah Semarang Jumat 17 September 2021

Jumat, 17 September 2021 | 16:30 WIB

Sudah Sampai Pembahasan, Jateng Siap Wujudkan Brinda

Kamis, 16 September 2021 | 19:51 WIB

PSISa Salatiga: Lini Serang Masih jadi PR

Kamis, 16 September 2021 | 19:33 WIB

Covid-19 di Kendal Renggut 16 Ibu Hamil

Kamis, 16 September 2021 | 18:41 WIB
X