Balai Karantina Pertanian Dorong Petani Milenial Semarang Tingkatkan Kualitas Hasil

- Kamis, 24 September 2020 | 12:37 WIB
ilustrasi, Komunitas petani muda dari Desa Ketanggan Gringsing, Kabupaten Batang memanen hasil bumi. (Ayobatang.com/Muslihun)
ilustrasi, Komunitas petani muda dari Desa Ketanggan Gringsing, Kabupaten Batang memanen hasil bumi. (Ayobatang.com/Muslihun)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Balai Karantina Pertanian Semarang terus berupaya meningkatkan produksi sektor pertanian di wilayahnya. 

Balai Karantina pun saat ini terus mendorong para petani milenial di Semarang untuk peningkatan kualitas hasil pertaniannya.

AYO BACA : Gara-Gara Petani Muda Ini, Ganjar Rela Gowes 53 Kilometer

Kepala Balai Karantina Pertanian Semarang, Parlin Robert Sitanggang mengatakan, sejumlah langkah dilakukannya untuk mendorong peningkatan kualitas bagi para petani milenial, salah satunya dengan stimulus fasilitas alat mesin pertanian modern kepada petani milenial.

"Kita berikan program pemuda tani, harapannya agar bisa mendorong anak muda kembali ke lahan pertanian untuk tujuan peningkatan produksi pertanian," Ujarnya, Rabu (23/9/2020).

AYO BACA : Kadin Kota Semarang: UMKM Butuh Regulasi Pro Seperti RUU Cipta Kerja

Parlin menerangkan, jika untuk kualitas produksi pertanian di Semarang sudah bagus. Pihaknya pun meminta pihak terkait untuk ikut bersama sama meningkatkan hasil produksi.

"Kita punya kualitas hasil pertanian yang bagus. Dan peningkatan produksi yang menjadi perhatian kita," imbuhnya.

Sementara itu, Staf Ahli Kementerian Pertanian (Kementan), Yesiah Ery menambahkan, jika sistem informasi data dan agribisnis saat ini menjadi perhatiannya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Update Stok Darah Semarang, Rabu 27 Oktober 2021

Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:19 WIB

Peluang Siswa SMK jadi Pengusaha Masih Terbuka Lebar

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:26 WIB
X