Balai Besar POM Semarang Digugat Praperadilan

- Kamis, 24 September 2020 | 20:03 WIB
Theodorus Yosep Parera. (dok)
Theodorus Yosep Parera. (dok)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM - Balai Besar POM Semarang digugat praperadilan oleh tersangka berinisial AS, warga Jalan Kuala Mas Semarang. Gugatan yang dilakukan melalui kuasa hukum Theodorus Yosep Parera ini terkait  penggeledahan, penyitaan barang bukti dan penetapan tersangka yang dinilai tidak sesuai prosedur hukum.  

Penggeledahan oleh tim BBPOM Semarang dilakukan pada 16 September 2020 di rumah tersangka AS yang menemukan 769.595 kapsul butir kapsul pelangsing yang diduga tanpa izin edar.

Parera mengatakan gugatan ini didasari adanya penggeledahan dari petugas BBPOM Semarang di rumah AS, pada Rabu (16/9/2020). Di dalam surat penggeledahan yang disampaikan kliennya tidak adanya saksi dari warga kelurahan setempat. 

Semestinya, menurut Parera setiap penggeledahan wajib adanya saksi, yang bukan dari aparatur atau petugas BPOM Semarang.

Yang ada hanya stampel dari ketua RT. Jadi ketua RT ada, benar. Tapi tidak ada dua orang saksi, terang dia di kantornya, Kamis (24/9/2020).

Ia menambahkan yang menjadi masalah adalah ketua RT tidak ikut proses penggeledahan tetapi hanya dipanggil datang untuk memberikan tanda tangan dan stampel RT. 

Ini akan kami buktikan di dalam pra peradilan. Ini kesalahan yang pertama, jelasnya.

AYO BACA : Progres Pembangunan Museum Bubakan Capai 80%

Parera juga menyampaikan penyitaan yang dilakukan wajib diketahui dan disaksikan oleh dua orang warga setempat berikut kepala kelurahan atau RT. Sedangkan di dalam berita acara penyitaan tidak ada RT maupun saksi dua orang warga setempat.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Masih ada Rentenir Berkedok Koperasi di Kendal

Minggu, 19 September 2021 | 18:35 WIB

Pembangunan TPQ Plus Masjid Al Qodar Sendangmulyo Dimulai

Minggu, 19 September 2021 | 15:33 WIB

Update Stok Darah Semarang Jumat 17 September 2021

Jumat, 17 September 2021 | 16:30 WIB
X