Kecolongan Acara Dangdut, Ganjar Tegur Wali Kota dan Kasatpol PP Tegal

- Kamis, 24 September 2020 | 20:19 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 Kota Semarang di rumah dinasnya, Kamis (24/9/2020). (dok)
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 Kota Semarang di rumah dinasnya, Kamis (24/9/2020). (dok)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegur langsung Wali Kota dan Kasatpol PP Kota Tegal atas resepsi hiburan dangdut. Ganjar bahkan langsung menelpon Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono di rumah dinasnya, Kamis (24/9/2020).
\n 
\nIa juga memerintahkan Kasatpol PP Provinsi Jateng menegur langsung Kasatpol PP Kota Tegal, atas kejadian yang menimbulkan kerumunan massa dan viral di media sosial itu.

Saya kemarin sebelum acara sudah komunikasi dengan Wakil Wali Kota Tegal. Beliau sudah menyampaikan pada penyelenggara, kalau tidak salah wakil ketua dewan. Saya ingatkan, kalau mau kawinan monggo, tapi kalau bisa jangan ramai-ramai. Ijab kobul saja dulu, ramai-ramainya ditunda, katanya.

AYO BACA : Gigi Hadid Lahirkan Bayi Perempuan, Zayn Malik Tulis Pesan Manis

Ia mewanti-wanti Wali Kota Tegal dan daerah lain agar tidak boleh ada lagi kejadian serupa di kemudian hari. Tidak boleh acara-acara yang mengundang kerumunan massa diizinkan.

Kalau mau acara pernikahan, silahkan tapi dibatasi orangnya dan tertutup saja. Tidak boleh lagi ada kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa seperti itu. Kalau seperti itu kan kebangetan lah, apalagi itu dilakukan oleh para pemimpin. Ini memberikan contoh yang tidak baik pada masyarakat, pungkasnya.

AYO BACA : Pelaku Industri Fashion Perlu Terus Cari Ide Baru

Dia mengatakan Wali Kota Tegal sudah meminta maaf. Akan tetapi, pihaknya tetap meminta agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Saya hanya sampaikan, ini butuh sensitivitas dari pemimpin. Kalau itu bisa dibatasi, nggak papa. Tapi kalau seperti itu, liar dan didiamkan saja, ya kita namanya tidak bertanggungjawab. Pak Wali Kota tadi minta maaf pada saya, tegasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Jateng, Budiyanto juga langsung menelpon Kasatpol PP Kota Tegal, Hartoto. Dari sambungan telpon yang dilakukan di hadapan Ganjar itu, Kasatpol PP Kota Tegal Kepada Budiyanto, mengatakan sebenarnya sudah diberikan himbauan, tapi kondisi di lapangan terjadi seperti itu.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

UPDATE STOK Darah PMI Kota Semarang 19 Oktober 2021

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:39 WIB
X