Pancasila Digoyang, Ganjar: Negara Harus Tegas!

- Kamis, 1 Oktober 2020 | 10:31 WIB
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengikuti Upacara Peringatan Hari Pancasila secara Virtual di Gradika Bhakti Praja, Kamis (1/10/2020). (ist)
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengikuti Upacara Peringatan Hari Pancasila secara Virtual di Gradika Bhakti Praja, Kamis (1/10/2020). (ist)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARNG.COM -- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta negara menindak tegas pihak-pihak yang mengganggu Pancasila. Negara diminta tidak ada kompromi terhadap pihak-pihak yang ingin mengganti idiologi bangsa itu.

Hal itu disampaikan Ganjar usai mengikuti upacara Pancasila">Hari Kesaktian Pancasila secara virtual di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (1/10/2020). Menurut Ganjar, kesaktian Pancasila terus digoyang oleh sekelompok pihak setiap saat.

Upacara peringatan Pancasila">Hari Kesaktian Pancasila digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya Jakarta Timur. Upacara dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo dan diikuti sejumlah menteri serta tamu undangan lainnya. 

AYO BACA : Kisah Moetiah, Guru TK Korban G30S/PKI Asal Kendal

Upacara juga diikuti oleh sejumlah kepala daerah termasuk Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan pemerintah daerah lainnya melalui daring.

"Pancasila selalu digoda setiap saat, selalu digoyang setiap saat. Negara harus tegas pada soal itu, ndak boleh ada kompromi," katanya.

Selain upaya menangkal paham yang ingin menyerang Pancasila, pemerintah lanjut Ganjar juga harus terus melakukan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat. Cara dan metode yang digunakan juga harus memenuhi unsur kebaruan.

AYO BACA : Kenali 5 Ciri Materai Asli Cetakan Peruri, Awas Pemalsuan!

"Kalau dulu modelnya penataran, di ruang tertutup dan sifatnya klasikal, maka sekarang mesti dibuat yang lebih menarik. Dengan video, dengan pemanfaatan media sosial dan lainnya," jelasnya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

UPDATE STOK Darah PMI Kota Semarang 20 Oktober 2021

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:30 WIB
X