Tinjau Pabrik di Ngaliyan, Ganjar Minta Pengusaha Tak PHK Karyawan

- Kamis, 8 Oktober 2020 | 14:00 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau pabrik di Kawasan Industri Candi Gatot Subroto, Ngaliyan, Kota Semarang, Kamis (8/10/2020). (ist)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau pabrik di Kawasan Industri Candi Gatot Subroto, Ngaliyan, Kota Semarang, Kamis (8/10/2020). (ist)

NGALIYAN, AYOSEMARANG.COM -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpesan kepada para buruh dan pengusaha untuk meningkatkan kekompakan dan komunikasi yang baik, khususnya pada masa sulit pandemi Covid-19. 

Jika ada persoalan terkait perburuhan juga diharapkan bisa dikomunikasikan dengan baik antara buruh dengan manajemen.

"Situasi sedang tidak bagus kok, semua orang tahu, maka hubungan industrial menjadi penting. Saya sampaikan kalau ada persoalan tentang perburuhan ngobrol dengan manajemen, kurang marem (puas) ngobrol sama pemilik. 

AYO BACA : Ganjar Dorong Pemerintah Pusat Lakukan Desiminasi UU Cipta Kerja

Duduk bareng, ono rembug ya dirembug (ada masalah ya dibahas) sehingga nanti kondisi susah ini, susah-senang akan dirasakan bersama," kata Ganjar usai mendatangi dan bertemu buruh dua pabrik di Kawasan Industri Candi Gatot Subroto, Kamis (8/10/2020).

Dua pabrik yang dikunjungi Ganjar disela gowes pagi itu adalah PT Arindo Garmentama di Jalan Karya Kencana Blok K/9 dan PT Marimas Putera Kencana di Jalan Candi I Blok D21. Kunjungan itu untuk memastikan bagaimana kondisi di beberapa pabrik pada masa pandemi Covid-19 sekaligus melihat produksi dan berbincang dengan para buruh.

"Untuk memastikan saja bagaimana kondisi yang ada di beberapa pabrik, terus kita ingin tahu kondisinya (buruh). Ini di Marimas, mereka masih kerja, masih tiga shift, bayarannya masih rutin,” kata Ganjar usai kunjungan di PT Marimas Putera Kencana.

AYO BACA : Apes! Jebol Gerbang DPRD Jateng, Pendemo Ini Malah Tercebur Selokan

Sementara dalam kunjungan di PT Arindo Garmentama Ganjar melihat produksi yang dikerjakan oleh separuh karyawan dengan sistem pembagian waktu kerja menyesuaikan standard protokol kesehatan. Pabrik garmen itu dalam masa pandemi Covid-19 ini sepi orderan dan nyaris tidak ada sama sekali.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Peluang Siswa SMK jadi Pengusaha Masih Terbuka Lebar

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:26 WIB

Update Stok Darah PMI Semarang, Selasa 26 Oktober 2021

Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:46 WIB
X