Sosialisasi UU Cipta Kerja, Pemerintah Serap Aspirasi Masyarakat di Semarang

- Jumat, 4 Desember 2020 | 15:26 WIB
Kegiatan sosialisasi UU Cipta Kerja sekaligus menyerap masukan dan tanggapan dari masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan terkait di Hotel Gumaya, Jl Gajahmada, Semarang, Jumat (4/12/2020). (istimewa)
Kegiatan sosialisasi UU Cipta Kerja sekaligus menyerap masukan dan tanggapan dari masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan terkait di Hotel Gumaya, Jl Gajahmada, Semarang, Jumat (4/12/2020). (istimewa)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM - Pemerintah menyosialisasikan pokok-pokok substansi UU Cipta Kerja sekaligus menyerap masukan dan tanggapan dari masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan terkait di Hotel Gumaya, Jl Gajahmada, Semarang, Jumat (4/12/2020). 

Hal ini menindaklanjuti pengesahan Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dimana pemerintah tengah menyusun aturan pelaksanaan berupa 40 Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dan 4 Rancangan Peraturan Presiden (Perpres).

“Pemerintah berkomitmen untuk memberikan ruang seluas-luasnya terhadap masukan dan aspirasi dari masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan terkait,” terang Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam kegiatan bertajuk Serap Aspirasi Implementasi UU Cipta Kerja di Semarang.

Produk hukum yang diundangkan pada tanggal 2 November 2020 lalu ini, lanjut Susiwijono, diharapkan mampu memberikan perlindungan dan kemudahan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Koperasi.

“Selain itu untuk penyederhanaan, sinkronisasi, dan pemangkasan regulasi, serta bisa menciptakan lapangan kerja baru melalui peningkatan investasi,” tutur Sesmenko Perekonomian.

AYO BACA : KPK Sita Rp4 Miliar dan 8 Sepeda dari Rumah Dinas Edhy Prabowo

Sementara Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Elen Setiadi menerangkan, Pemerintah pun membentuk Tim Serap Aspirasi yang bersifat independen yang beranggotakan para tokoh nasional dan ahli di bidangnya.

“Tim ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang efektif bagi masyarakat untuk memberi masukan kepada Pemerintah atas RPP dan RPerpres, atau hal-hal lain yang dipandang perlu untuk mendukung efektivitas implementasi UU Cipta Kerja,” tegas Elen Setiadi.

Serap aspirasi di Semarang ini menyasar sektor Industri, Perdagangan, Haji dan Umroh, Jaminan Produk Halal, Proyek Strategis Nasional (PSN), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Perhubungan, serta Kesehatan.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Update Stok Darah Semarang, Minggu 28 November 2021

Minggu, 28 November 2021 | 14:30 WIB

Bupati Kendal Dico Minta Baznas dan UPZ Lebih Inovatif

Sabtu, 27 November 2021 | 21:04 WIB
X