Larangan Mudik 2021: Dishub Jateng Siapkan 3 Skenario

- Senin, 12 April 2021 | 21:27 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro. (dok)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro. (dok)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM – Pemerintah telah mengeluarkan aturan terkait larangan mudik 2021. Di masing-masing polda, akan ada penyekatan di perbatasan provinsi.

Untuk mendukung larangan mudik tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menyiapkan tiga skenario.

Skenario tersebut sebagai langkah antisipasi adanya pemudik yang masih nekat di tengah larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro menyatakan, ada tiga skenario yang akan dilakukan.

“Sekarang ini kita coba antisipasi untuk pelarangan mudik di tahun 2021 ini. Kita ada skenario tiga cara,” kata Henggar ditemui di kompleks kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Senin  12 April 2021 seperti dilansir dari laman resmi jatengprov.go.id.

Skenario pertama, jelasnya, adalah pralarangan dari 1-5 Mei sebagai antisipasi mudik dini. Karena dari data Kementerian Perhubungan akan ada potensi warga melakukan mudik dini, yaitu sekitar 20 persen dari data Kemenhub.

Data survei Kementerian Perhubungan, ada potensi pemudik Jawa Tengah sekitar 4,6 juta.

AYO BACA : Aturan Ramadan di Solo, Gibran: Tidak Ada Buka Bersama dan Sahur On the Road

“Kita coba antisipasi dengan kita melakukan posko mobile. Posko mobile ini tentunya kita bekerja sama dengan instansi terkait, dari kabupaten dan kota, TNI–Polri, harapannya seperti yang disampaikan Dirlantas (Dirlantas Polda Jateng), sebelum masa pelarangan ini juga sudah ada pembatasan pergerakan orang yang masuk ke Jawa Tengah,” jelas Henggar.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

UPDATE STOK Darah PMI Kota Semarang 20 Oktober 2021

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:30 WIB
X