Kunjungi Ponpes Demak, Tim Divhumas Mabes Polri dan Polda Jateng Sampaikan Bahaya Radikalisme

- Kamis, 22 April 2021 | 16:37 WIB
Tim Divhumas Mabes Polri dan Polda Jateng menyampaikan bahaya radikalisme pada Ponpes di Demak (dok)
Tim Divhumas Mabes Polri dan Polda Jateng menyampaikan bahaya radikalisme pada Ponpes di Demak (dok)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Tim Divhumas Mabes Polri bersama Polda Jateng melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Langgar Wali Jogloyo Wonosalam Demak.

Kabag Penum Ro Penmas Divhumas Mabes Polri, Kombes Pol Dr. Ahmad Ramadhan mengatakan, kedatangannya bersama Tim Divhumas Mabes Polri, dalam rangka untuk meliput kegiatan Ponpes Langgar Wali Jogoloyo Wonosalam Demak yang berada di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

AYO BACA : Teroris Milenial, Dan Iming-Iming \'\'Jalan Pintas ke Surga\'\'

Kegiatan ini untuk menyampaikan program Mabes Polri menganai kontra radikal. Jadi sebelum kami melakukan diskusi di Semarang. Apakah kontra radikal dan terorisme itu?, kontra radikal adalah bibit menjadikan seseorang untuk menjadi Terorisme, ujarnya dalam keterangan yang diterima, Kamis 22 April 2021.

Ahmad menambahkan, terorisme ini bisa menghancurkan Negara dan umat di dunia ini. Program Kontra Radikalisme ini, program untuk membentengi diri atau pertahanan dari ancaman paham paham radikal kemasyarakat terutama generasi muda.

AYO BACA : Ini Pusat Pelatihan Teroris di Jawa Tengah Rekrut Santri Berprestasi

Sehingga, ketika kita kuat, paham paham ataupun doktrin doktrin radikallisme ini, tidak mudah masuk ke dalam masyarakat. Untuk itu, jika kita sudah memperkokoh diri kita, segala bentuk paham paham radikalisme dapat kita lawan, imbuhnya.

Masih kata Ahmad, Seperti kejadian kasus bom bunuh dan penyerangan Mabes Polri yang terjadi beberapa waktu lalu, yang dilakukan oleh kaum muda melinial ini, artinya paham radikalisme ini sudah masuk kedalam kelompok kelompok remaja saat ini.

Coba kita bayangkan jika generasi muda sudah di susupi oleh paham radikalisme seperti ini, maka akan rusak dan hancur negara kita. Untuk itu, saya meminta kepada tokoh masyarakat, pengasuh ponpes dan orang tua, untuk mengawasi anak anak kita dan para santri agar tidak masuk dalam bahaya radikalisme ini, katanya.

Halaman:

Editor: Ade Lukmono

Tags

Terkini

Bawa Chipset Dimensity 1200, Oppo K9 Pro Resmi Rilis

Selasa, 28 September 2021 | 19:20 WIB

Update Stok Darah Semarang, Selasa 28 September 2021

Selasa, 28 September 2021 | 14:20 WIB
X