Jemaah Batal Berangkat, Biro Haji Sambat Pendapatan Amblas

- Jumat, 4 Juni 2021 | 19:58 WIB
Ilustrasi, sejumlah calon jemaah haji Indonesia (Republika/Yasin Habibi)
Ilustrasi, sejumlah calon jemaah haji Indonesia (Republika/Yasin Habibi)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Pembatalan pemberangkatan ibadah haji 2021 menjadi pukulan telak bagi sejumlah perusahaan biro haji.

Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah (Amphuri) Jawa Tengah mengungkapkan jika pembatalan kedua ini akan merugikan para pengusaha penyelenggara ibadah haji.

"Langkah pemerintah ini jadi pukulan yang berat buat kita. Sebab sudah dua kali kita terkena dampak pembatalan ibadah haji. Dan efeknya di tahun ini justru membuat kita kepayahan," kata Ketua Amphuri Jateng, Endro Dwi Cahyono, Jumat 4 Juni 2021.

AYO BACA : Jemaah Batal Berangkat, Daftar Tunggu Haji Sukoharjo hingga 30 Tahun

Kerugian yang diderita perusahaan biro haji yakni berupa hilangnya pendapatan selama setahun. Jika tidak dibatalkan, 30 biro haji bisa meraup pemasukan hingga ratusan miliar.

Kira-kira, lanjut Endro, setiap biro haji biasanya rutin memberangkatkan 10.000 sampai 20.000 jemaah. Dengan jumlah itu, total pendapatan bisa sampai Rp250 miliar.

"Maka kalau bicara soal haji, pendapatan kita lebih besar dari itu," sambungnya.

AYO BACA : Kasus Covid-19 di Kudus Meledak, 6 Desa Dijaga Pasukan Brimob

Pembatalan ini juga baghi beberapa biro bisa berbuntut panjang. Selain hanya bisa memberi separuh gaji, ada juga yang sampai melakukan PHK. Bahkan PHK dilakukan tanpa memberi pesangon.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Update Stok Darah Semarang Jumat 17 September 2021

Jumat, 17 September 2021 | 16:30 WIB

Sudah Sampai Pembahasan, Jateng Siap Wujudkan Brinda

Kamis, 16 September 2021 | 19:51 WIB

PSISa Salatiga: Lini Serang Masih jadi PR

Kamis, 16 September 2021 | 19:33 WIB
X