[KAMUS SEMARANGAN] Konotasi Kata dalam Bahasa Semarangan Tak Selalu Bermakna Negatif

- Jumat, 2 Juli 2021 | 15:40 WIB
Kawasan Kota Lama Semarang dipadati pesepeda, Minggu 14 Juni 2020. (Ayosemarang.com/Kemmy Wijaya)
Kawasan Kota Lama Semarang dipadati pesepeda, Minggu 14 Juni 2020. (Ayosemarang.com/Kemmy Wijaya)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Beberapa kata dalam Bahasa Semarangan, bisa saja memiliki konotasi yang berbeda dengan bahasa Jawa standar.

Hal tersebut disampaikan Hartono Samidjan, peneliti bahasa Kota Semarang dan penulis buku Halah Pokokmen.

Sebagai contoh, kata "kakekane" yang merupakan umpatan paling populer di Semarang selain " Asem ik", bisa juga berkonotasi tak negatif.

"Misalnya dalam kalimat 'Kakekane ya, lagek melu lomba pisan langsung menang'. Orang yang diajak bicara tidak akan tersinggung, bahkan akan menanggapi dengan senyuman bangga karena merasa dipuji atas kemenangannya," ujarnya keterangannya.

Bagi orang luar, lanjut Hartono, kata "nyekek" (Makan), "njeplak" (Ngomong), kakekane (umpatan) dan "rak sah ndobol" (Tidak usah berbohong) dianggap sebagai ucapan kasar, bahkan sangat kasar.

AYO BACA : [KAMUS SEMARANGAN] Mbasakke Awake Dhewe dalam Dialek Semarangan bukan Hal Salah

"Namun bagi orang Semarangan, kasar atau tidak kata tersebut, sangat tergantung pada cara pengucapan dan kepada siapa kata-kata itu ditunjukkan," Imbuhnya.

Di dialek Semarangan, juga ada kata-kata yang bermakna ganda. Seperti contoh "metu". Dalam dialek lain berarti " Keluar". Namun di dialek Semarangan bisa pula diartikan "lewat" atau "melalui".

Bahasa Semarangan juga hanya mengenal satu kata untuk menggambarkan konsep "jatuh" Yakni dengan kata "tiba". Padahal, makna jatuh dalam bahasa Jawa standar diungkapkan dalam beberapa kata berbeda tergantung peristiwanya. "keglundhungan" (Terjatuh dari tempat tidur) dan "jiglok" (buah jatuh dari pohon).

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Bawa Chipset Dimensity 1200, Oppo K9 Pro Resmi Rilis

Selasa, 28 September 2021 | 19:20 WIB

Update Stok Darah Semarang, Selasa 28 September 2021

Selasa, 28 September 2021 | 14:20 WIB
X