Malam Hari Terasa Lebih Dingin saat Puncak Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

- Kamis, 8 Juli 2021 | 08:37 WIB
Puncak Kemarau Membuat Malam Hari Terasa Lebih Dingin, Begini Penjelasan BMKG
Puncak Kemarau Membuat Malam Hari Terasa Lebih Dingin, Begini Penjelasan BMKG

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- BMKG menyebut, fenomena suhu udara dirasa lebih dingin waktu malam beberapa hari ini adalah suatu yang biasa terjadi saat puncak musim kemarau.

Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Herizal mengatakan, saat ini wilayah Pulau Jawa hingga NTT menuju periode puncak musim kemarau, yakni Juli - September.

AYO BACA : Muncul Awan UFO di Langit Aceh, Begini Penjelasan BMKG

ÔÇťAngin monsun Australia yang bertiup menuju wilayah Indonesia melewati perairan Samudera Indonesia yang memiliki suhu permukaan laut juga relatif lebih dingin, mengakibatkan suhu beberapa wilayah di Indonesia terutama bagian selatan khatulistiwa (Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara) terasa juga lebih dingin," ujarnya dalam keterangan yang didapat, Kamis 8 Juli 2021.

Berkurangnya awan dan hujan di Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara juga berpengaruh pada suhu yang dingin di malam hari. Itu karena, tidak adanya uap air dan air menyebabkan energi radiasi yang dilepaskan oleh bumi pada malam hari tidak tersimpan di atmosfer.

AYO BACA : Sejumlah Wilayah di Jateng Memasuki Musim Kemarau

"Tak hanya itu, langit yang cenderung bersih awannya (clear sky) akan menyebabkan panas radiasi balik gelombang panjang ini langsung dilepas ke atmosfer luar. Membuat udara dekat permukaan terasa lebih dingin terutama pada malam hingga pagi hari," imbuhnya.

Terkait posisi matahari memang berada pada titik jarak terjauh dari bumi (aphelion), lanjutnya, tidak berpengaruh banyak pada fenomena atmosfer permukaan.

"Fenomena ini merupakan hal yang biasa terjadi tiap tahun, bahkan hal ini pula yang nanti dapat menyebabkan beberapa tempat seperti di Dieng dan dataran tinggi atau wilayah pegunungan lainnya, berpotensi terjadi embun es (embun upas) yang dikira salju oleh sebagian orang," katanya.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Update Stok Darah Semarang, Rabu 27 Oktober 2021

Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:19 WIB

Peluang Siswa SMK jadi Pengusaha Masih Terbuka Lebar

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:26 WIB
X