Zona Merah di Jateng Turun, Ganjar Fokus Penyediaan Fasilitas Kesehatan dan Penyediaan Oksigen

- Selasa, 13 Juli 2021 | 11:26 WIB
Zona merah di Jateng perlahan menurun. Kini Gubernur Jawa Tengah fokus pada penyediaan fasilitas kesehatan di berbagai rumah sakit dan pembenahan pada pasokan oksigen. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Zona merah di Jateng perlahan menurun. Kini Gubernur Jawa Tengah fokus pada penyediaan fasilitas kesehatan di berbagai rumah sakit dan pembenahan pada pasokan oksigen. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANGSELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Rangkaian hasil positif dalam penanganan Covid-19 terus menghampiri Jawa Tengah. Jika pada minggu sebelumnya terdapat 25 Kabupaten/Kota di Jateng yang masuk zona merah, saat ini jumlah daerah risiko tinggi itu turun dan hanya menjadi 19 daerah.

"Sekarang hanya 19 Kabupaten/Kota yang masuk kategori zona merah. Yakni Klaten, Kota Semarang, Purworejo, Kendal, Batang, Kabupaten Semarang, Banjarnegara, Temanggung, Wonosobo, Brebes, Pati, Rembang, Kota Pekalongan, Sukoharjo, Kebumen, Kota Tegal, Pemalang, Karanganyar dan Sragen," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai rapat evaluasi penanganan Covid-19 di kantornya, Senin 12 Juli 2021.

Berdasarkan data yang didapat Ganjar, kasus aktif tertinggi terjadi di Kota Semarang dengan 1.852 kasus. Kemudian Klaten dengan 1.544 kasus, Banjarnegara 1.415 kasus, Kendal 1.349 kasus dan Kebumen 1.251 kasus.

AYO BACA : PPKM Darurat Efektif, DKK Jateng Sebut Angka Kematian Menurun dan Kesembuhan Meningkat

"Sementara untuk kasus baru tertinggi terdapat di Semarang, Pemalang, Kendal, Klaten dan Banjarnegara," imbuhnya.

Sementara untuk angka keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR), Ganjar mengatakan saat ini sudah cukup bagus.

BOR ICU yang sempat tinggi pada minggu lalu, saat ini sudah turun di angka 77,83 persen. Sementara tempat tidur isolasi juga turun menjadi 85,07 persen.

AYO BACA : Cegah Kemacetan Oksigen, Ganjar Lebih Optimalkan Aplikasi JOSS dan Satgas Oksigen

"BOR nya membaik. Kemarin kita sempat deg-degan, maka saya minta teman-teman Bupati/Wali Kota menambah ICU dan isolasi. Sekarang sudah membaik, tapi saya tetap meminta dilakukan penambahan dan dibuat skenario dukungan rumah sakit darurat," ucapnya.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

UPDATE STOK Darah PMI Kota Semarang 20 Oktober 2021

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:30 WIB
X