Contoh Baik! Ikhtiar Bantu Pasien Covid-19, Warga Kagok Bentuk Relawan Nyambung Nyowo

- Kamis, 15 Juli 2021 | 06:10 WIB
Warga RW 5 dan 6 Kagok, Candisari, mempersiapkan tabung-tabung oksigen yang akan digunakan bagi warga positif Covid-19 yang membutuhkan oksigen. Warga Kagok membentuk Relawan Nyambung Nyowo sebagai ikhtiar membantu pasien Covid-19. (Ayosemarang/Budi Cahyono)
Warga RW 5 dan 6 Kagok, Candisari, mempersiapkan tabung-tabung oksigen yang akan digunakan bagi warga positif Covid-19 yang membutuhkan oksigen. Warga Kagok membentuk Relawan Nyambung Nyowo sebagai ikhtiar membantu pasien Covid-19. (Ayosemarang/Budi Cahyono)

CANDISARI, AYOSEMARANG.COM – Angka Covid-19 di Indonesia semakin menunjukkan peningkatan. Data Satgas Covid-19 menunjukkan, Rabu 14 Juli 2021 total kasus harian positif Covid-19 di Indonesia mencapai 54.517.

Data Covid-19 dari siagacorona.semarangkota.go.id menyebutkan, angka pasien Covid-19 Kota Semarang yang masih dirawat sebanyak 1.793 orang, dengan 607 dirawat di luar Semarang, sehingga total 2.400 orang masih dirawat.

Sementara kasus sembuh total 62.387 orang dengan rincian 51.699  warga Semarang dan 10.688 orang luar Semarang. Dengan meningkatnya kasus Covid-19 ini juga berimbas pada ketersediaan ruang perawatan di rumah sakit, tempat isolasi terpusat, dan ketersediaan oksigen untuk rumah sakit.

Para pasien Covid-19 bergejala sedang dan berat membutuhkan perawatan di rumah sakit, sementara ketersediaan ruang perawatan sudah penuh. Mereka yang dirawat pun membutuhkan oksigen untuk meningkatkan saturasi oksigen para pasien.

Contoh baik ditunjukkan masyarakat Kagok RW 5 dan RW 6, Kelurahan Wonotingal, Kecamatan Candisari, Semarang. Mereka secara sukarela dan bergotong royong membantu menyiapkan ketersediaan oksigen bagi warga yang tengah isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Warga lantas membuat gerakan bertajuk “Relawan Nyambung Nyowo Kagok”. M Fahmi Akbar (42), salah satu warga Kagok menjelaskan, aksi sosial ini berawal dari keprihatinan meningkatnya pasien Covid-19 di Semarang akhir-akhir ini.

Tidak hanya itu, ketersediaan oksigen pun semakin langka dan susah didapatkan. Padahal, oksigen sangat dibutuhkan bagi orang terpapar Covid-19 untuk menjaga saturasi oksigen di angka normal.

“Awalnya kami prihatin ada dua warga positif Covid-19 meninggal dunia karena tidak bisa mendapatkan oksigen. Saat itu, kami mencoba ke sana ke sini mencari oksigen, tapi susah. Harus antre, lalu kosong, pindah lagi antre lagi dan kosong lagi,” tutur Fahmi kepada Ayosemarang, Rabu 14 Juli 2021, malam.

Membuat Donasi

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

UPDATE STOK Darah PMI Kota Semarang 20 Oktober 2021

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:30 WIB
X