Kisahkan Pilu saat Patah Hati, Penyanyi Asal Semarang ini Rilis Single Perdana 'Broken'

- Senin, 19 Juli 2021 | 09:18 WIB
Anjas Kumara Parahita. (istimewa)
Anjas Kumara Parahita. (istimewa)

 

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM - Penyanyi asal Semarang,  Anjas Kumara Parahita merilis single perdana berjudul ''Broken''.  Pria kelahiran Semarang, 6 Januari 1996, yang sudah malang melintang di kafe-kafe di  Kota Semarang ini berusaha membuktikan potensi yang dimilikinya. 

Lagu ini bercerita tentang definisi dari patah hati yang cukup klise yakni betapa hampa dan sakitnya kehilangan orang yang sangat dicintai. Patah hati dalam dimensi yang lebih luas, tidak hanya soal putus asmara, namun juga tentang hati yang hancur setelah kepergian keluarga, teman, ayah, ibu atau saudara, hal yang jamak dialami oleh banyak orang di masa pandemi dan banyak merenggut nyawa manusia akhir-akhir ini.

''Dengan lirik penuh vibe negatif layaknya perasaan yang tengah mengalami patah hati, lagu ini menjabarkan dengan cukup detail apa yang dirasakan seseorang setelah ditinggal pergi sosok yang sangat dicintai sepenuh hati. Seperti terus memikirkan wajahnya setiap hari, mengalami ‘trust issue’ dan krisis kepercayaan diri, sampai merasa kesepian dan kekosongan yang seolah tak berujung dalam hidupnya,'' papar Anjas kepada ayosemarang, Senin 19 Juli 2021.

Single ini seolah-olah ingin menceritakan tentang definisi ‘the next level of patah hati’, betapa rapuhnya kondisi psikologis seorang “Pria” - sebagai gender yang kerap menjadi pihak yang dipersalahkan dalam hancurnya sebuah hubungan percintaan, sekaligus gender yang cenderung enggan untuk menceritakan masalah seberat apapun, termasuk masalah patah hatinya kepada seseorang.

Lagu “Broken” sendiri ditulis, diaransemen dan diproduseri oleh Kamar Jiwa, kolektif band asal Kota Semarang melalui manajemen mereka, Kawi Production. 
Bergenre pop ballads dengan sentuhan folk akustik dan string violin sederhana, membuat lagu ini mudah dicerna secara tema dan nada, serta terasa nyaman di telinga.

Single Broken dirilis secara digital di semua platform streaming pada tanggal 20 Juli 2021, dan akan didistribrusikan ke semua jaringan radio di seluruh Indonesia di bawah naungan label Big Records Asia, sebuah label rekaman dan publisher baru dari Jakarta, yang merupakan anak perusahaan dari PT. IRCOMM Norton Capital, secara titip edar.*

 

 

Halaman:

Editor: Arie Widiarto

Tags

Terkini

Update Stok Darah Semarang Jumat 17 September 2021

Jumat, 17 September 2021 | 16:30 WIB

Sudah Sampai Pembahasan, Jateng Siap Wujudkan Brinda

Kamis, 16 September 2021 | 19:51 WIB

PSISa Salatiga: Lini Serang Masih jadi PR

Kamis, 16 September 2021 | 19:33 WIB
X