Tak Tega Melihat Warganya Merana, Ganjar Pranowo Minta Pemerintah Pusat Kaji Ulang PPKM Darurat

- Senin, 19 Juli 2021 | 19:58 WIB
Pemadaman lampu di Kota Semarang selama PPKM Darurat. Setelah melihat banyak warganya yang merana karena PPKM Darurat, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Pemerintah Pusat untuk mengkaji ulang PPKM Darurat. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Pemadaman lampu di Kota Semarang selama PPKM Darurat. Setelah melihat banyak warganya yang merana karena PPKM Darurat, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Pemerintah Pusat untuk mengkaji ulang PPKM Darurat. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANGSELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Pemerintah Pusat untuk mendengarkan suara rakyat tentang perpanjangan PPKM Darurat karena menurutnya, rakyat semakin keberatan.

Masyarakat terlalu berat. Kalau PPKM Darurat diperpanjang dengan pola yang sama seperti ini, masyarakat berat. Maka saya minta kita harus mendengarkan suara masyarakat, katanya ditemui usai memimpin rapat penanggulangan Covid-19 di kantornya, Senin 19 Juli 2021.

Jika PPKM Darurat diperpanjang, Ganjar mengusulkan agar pemerintah harus mencari cara yang lebih lunak. Kendati diperketat namun tidak boleh seperti ini.

Ganjar mencontohkan, peraturan lebih ramah yang menurut Ganjar harus dilakukan adalah misalnya dengan mengizinkan warung dan restoran tetap boleh melayani di tempat. Dengan catatan semua harus taat protokol kesehatan.

AYO BACA : Bantu Cegah Menyebarnya Covid-19 di Kalangan Pelajar, SMAN 3 Vaksinasi Siswanya

Boleh saja warung melayani makan di tempat, asal taat prokes. Kalau melanggar dikasih peringatan, ngeyel ya ditutup. Tapi makannya bisa diatur, itu menurut saya lebih soft, jelasnya.

Pernyataan Ganjar itu dia ungkapkan setelah prihatin terhadap beratnya PPKM Darurat bagi pedagang kecil. Saat berkeliling sepedaan, ia melihat pedagang pecel di trotoar yang kebingungan karena tidak boleh melayani makan di tempat.

Aku ya ora tegel (saya tidak tega), bagaimana ada orang jualan pecel, yang duduk di situ teman-teman ojol, tukang becak. Kan kasihan, mereka ndak bisa kalau beli makanan kemudian di makan di tempat lain. Kan mereka orang yang kerjanya keliling, jelasnya.

Jadi menurutnya, jika PPKM Darurat diperpanjang, maka mungkin pemerintah memperbolehkan warung melayani makan di tempat dengan prokes yang ketat.

Halaman:

Editor: Ade Lukmono

Tags

Terkini

Update Stok Darah Semarang Jumat 17 September 2021

Jumat, 17 September 2021 | 16:30 WIB
X