Simak Lur! Polda Ingatkan Warga, Jalan Ditutup Bukan untuk Aktivitas Olahraga

- Rabu, 21 Juli 2021 | 11:38 WIB
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi. (dok Humas Polda Jateng)
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi. (dok Humas Polda Jateng)

SEMARANGSELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Jalan protokol yang sepi akibat penutupan jalan dalam PPKM darurat, dijadikan aktivitas warga di berbagai tempat.

Warga justru asyik menggunakan jalan kosong untuk beraktivitas fisik seperti olahraga maupun nongkrong yang berpotensi menimbulkan kerumunan baru.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melalui Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Al-Qudusy meminta masyarakat untuk tidak memanfaatkan momen penutupan ruas jalan sebagai tempat nongkrong atau kegiatan lainnya di ruas jalan yang kosong.

AYO BACA : PPKM Darurat Diperpanjang: Rakyat Terhindar Covid-19, Tapi Terancam Kelaparan

“Tujuan dari penutupan ruas jalan itu untuk membatasi dan mengurangi mobilitas warga. Bukan kemudian dialihkan menjadi ruang aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” ujarnya dalam keterangan yang didapat, Rabu 21Juli 2021.

Salah satunya adalah ruas Jalan Slamet Riyadi di Kota Solo. Pada Minggu 18 Juli 2021 pagi, ruas jalan yang mengalami penutupan selama PPKM darurat malah digunakan sejumlah warga untuk berkegiatan layaknya ketika car free day.

Padahal, selama PPKM darurat, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta meniadakan agenda car free day. Pemkot Surakarta juga menutup sejumlah ruas jalan, selain Jalan Slamet Riyadi untuk meminimalisasi kerumunan warga.

AYO BACA : Bantu Penanganan Pandemi, BIN Jateng Bantu Pemkot Semarang dengan Mobile Laboratorium Covid-19

“Upaya untuk menghalau terjadinya kerumunan juga sudah dilakukan pihak Polresta Surakarta. Begitu juga dengan daerah lain,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Update Stok Darah Semarang, Rabu 27 Oktober 2021

Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:19 WIB

Peluang Siswa SMK jadi Pengusaha Masih Terbuka Lebar

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:26 WIB
X