Perajin Peti Jenazah Sering Lembur, Keterlambatan Pembayaran Jadi Kendala

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 15:41 WIB
Tumpukan peti jenazah di salah satu toko produksi peti di Semarang (dok)
Tumpukan peti jenazah di salah satu toko produksi peti di Semarang (dok)

GAJAHMUNGKUR, AYOSEMARANG.COM -- Sejumlah kendala pembuatan peti jenazah kerap dirasakan para perajin saat ini. Mulai bahan baku, pengerjaan yang dituntut cepat, hingga tenaga pekerja yang terbatas menjadi diantaranya.

Hal tersebut diungkapkan Emy Widiarsih, pemilik toko peti jenazah Cahaya Nusantara. Menurutnya, meski dalam beberapa waktu lalu order peti jenazah naik, hal tersebut terkadang membuatnya harus memutar otak dalam produksinya.

“Selain bahan baku peti jenazah, dan tenaga pekerja, terlambatnya pembayaran dari beberapa pihak rumah sakit yang order ke kami juga menjadi kendala. Karena mereka ada yang menerapkan sistem termin atau pembayaran berjangka," ujarnya, Sabtu 24 Juli 2021.

AYO BACA : Pesanan Peti Jenazah Melonjak, Bahan Baku Diganti Triplek

Emy menambahkan, keterlambatan pembayaran kerap menjadi perhatiannya. Mengingat, dirinya juga harus menyiapkan sejumlah hal dalam proses produksi peti jenazah ke depannya. 

"Ya kadang kita harus keluar modal lagi dulu buat proses produksi. Ya kira-kira masih 50% lah kalau ditotal, pembayaran yang sudah kita terima," imbuhnya.

Dalam pembuatan peti jenazah, Emy menerangkan, jika adanya pandemi Covid-19 mengharuskan ia dan pekerjanya membuat peti jenazah khusus bagi jenazah positif covid-19.

AYO BACA : Antisipasi Demo 'Jokowi End Game', Polisi Tangkap 6 Orang hingga Kerahkan 3.385 Personel

"Contohnya untuk peti jenazah Covid-19 yang sudah dilengkapi plastik bagian luar dan plastik untuk jenazah ditambah 4 buah kayu yang dipakai jenazah menghadap ke kiblat, kalau yang muslim, harganya bisa naik 2 kali lipat. Jika peti biasa hanya dibanderol Rp800.000, peti jenazah Covid-19 harganya dipatok sampai 2 kali lipatnya," terangnya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

UPDATE STOK Darah PMI Kota Semarang 20 Oktober 2021

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:30 WIB
X