Tracing di Jawa Tengah Sudah Melebihi Target WHO, Ganjar Pranowo Belum Puas

- Selasa, 27 Juli 2021 | 09:48 WIB
Vaksinasi Covid-19 di Holy Stadium Kota Semarang. Meskipun tracing dan testing Covid-19 di Jawa Tengah melebihi target WHO, namun Gubernur Jawa Tengah mengaku belum puas. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Vaksinasi Covid-19 di Holy Stadium Kota Semarang. Meskipun tracing dan testing Covid-19 di Jawa Tengah melebihi target WHO, namun Gubernur Jawa Tengah mengaku belum puas. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANGSELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Upaya penanganan Covid-19 di Jawa Tengah dengan memperbanyak tracing dan testing terus dilakukan. Bahkan untuk testing yang sudah melebihi target WHO, bagi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo itu belum cukup.

"Testing kita dari data yang dimiliki sudah tinggi. Di minggu ke-28 testing kita sudah di angka 103.674. Ini sudah tinggi, sudah di atas WHO. Tapi kalau kondisi kasusnya tinggi seperti ini, masih kurang menurut saya," kata Ganjar ditemui usai memimpin rapat penanganan Covid-19 di gedung A lantai 2 Pemprov Jateng, Senin 26 Juli 2021.

Maka dari itu dia menginstruksikan kepada semua Bupati/Wali Kota di Jawa Tengah untuk meningkatkan tracing dan testing kembali. Menurut Ganjar, beberapa daerah sudah bagus tapi masih ada yang rendah.

"Hasil testing dan tracing terendah itu Wonogiri. Makanya tadi saat rapat saya kontak langsung Bupatinya dan sekarang sudah digenjot. Mereka minta bantuan peralatan dan segera kami penuhi," jelasnya.

AYO BACA : Ganjar Pranowo Akui Antusias Anak-anak Ikuti Program Vaksinasi

Mulai Senin, tracer dari TNI/Polri sudah diturunkan. Jadi dia berharap itu bisa menguatkan surveilans yang sudah bekerja di lapangan.

Proses tracing dan testing di lapangan ini diakui Ganjar, berjalan tidak mudah. Dirinya mendapat laporan dari Kades/Lurah saat Rembug Desa, bahwa mencari orang yang berhubungan erat jika satu positif tidak gampang.

"Maka yang sering dilakukan adalah yang dites keluarga terdekat saja. Kalau hanya 2-3 orang yang dites, itu kurang buat saya. Maka sekarang metode dan metodologinya diubah, dengan cara menggandeng tokoh yang dipercaya agar masyarakat mau ditracing dan ditesting," ucapnya.

Selain meningkatkan tracing dan testing, Ganjar juga meminta seluruh Kabupaten/Kota meningkatkan vaksinasi. Saat ini, capaian vaksinasi untuk Jateng belum terlalu tinggi karena memang stok vaksin kurang.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Bawa Chipset Dimensity 1200, Oppo K9 Pro Resmi Rilis

Selasa, 28 September 2021 | 19:20 WIB

Update Stok Darah Semarang, Selasa 28 September 2021

Selasa, 28 September 2021 | 14:20 WIB
X