Penurunan Tanah di Beberapa Wilayah Jateng, Begini Penjelasan ESDM Jateng

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 19:18 WIB
Genangan air si salah satu ruas jalan di Semarang beberapa waktu lalu (ayosemarang.com/Afri Rismoko)
Genangan air si salah satu ruas jalan di Semarang beberapa waktu lalu (ayosemarang.com/Afri Rismoko)

SEMARANGSELATAN,AYOSEMARANG.COM --  Kepala Bidang (Kabid) Geologi dan Air Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng, Heru Sugiharto membenarkan pernyataan pakar ITB, Heri Andreas, terkait penurunan tanah atau land subsidence di Pekalongan dan Semarang. 

Berdasarkan data yang diperolehnya, ia menyebutkan jika penurunan tanah, contohnya di Semarang mencapai lebih dari 10 sentimeter (cm) setiap tahunnya. 

AYO BACA : Penurunan Tanah di Sejumlah Wilayah Jateng Dinilai Tinggi, Pakar Lingkungan : Ada Beberapa Faktor

Penurunan tanah itu terutama terjadi di wilayah pesisir Semarang bagian timur dan barat. Yang mana penurunan tanah mencapai 2-5 cm per tahun di pesisir barat. Sedangkan penurunan tanah di pesisir timur justru lebih parah, yakni lebih dari 10 cm.

Menurutnya, ada berbagai faktor yang mempengaruhi penurunan tanah atau land subsidence di wilayah tersebut.

AYO BACA : Bukit Manyaran Permai Longsor, 8 Rumah Roboh

“Jadi ada banyak faktor, bukan hanya pengambilan air tanah. Tapi juga faktor alam. Selain itu juga aktivitas perekonomian seperti industri,” ujar Heru dilansir dari solopos.com, Rabu 4 Agustus 2021.

Namun, Heru tidak bisa menyalahkan aktivitas perekonomian atau industri yang terjadi di kawasan pesisir. Hal ini dikarenakan kawasan pesisir merupakan kawasan yang strategis bagi aktivitas perekonomian dan inddustri.

“Kawasan pesisir itu kan dekat dengan pelabuhan, sehingga menjadi pilihan industri,” katanya.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Terkini

Update Stok Darah Semarang Jumat 17 September 2021

Jumat, 17 September 2021 | 16:30 WIB

Sudah Sampai Pembahasan, Jateng Siap Wujudkan Brinda

Kamis, 16 September 2021 | 19:51 WIB

PSISa Salatiga: Lini Serang Masih jadi PR

Kamis, 16 September 2021 | 19:33 WIB
X