Kasus Oknum BNI Gelapkan Dana Nasabah Rp45 Miliar, Pakar Ekonomi Sebut Ada Dugaan Orang Dalam

- Rabu, 15 September 2021 | 12:08 WIB
Pakar ekonomi menduga ada keterlibatan orang dalam dalam penggelapan dana nasabah BNI sebesar Rp45 miliar. (dok istimewa)
Pakar ekonomi menduga ada keterlibatan orang dalam dalam penggelapan dana nasabah BNI sebesar Rp45 miliar. (dok istimewa)

MAKASSAR, AYOSEMARANG.COM — Kasus oknum BNI yang menggelapkan dana nasabah sebesar Rp45 miliar menjadi pembahasan di tingkat nasional. Beragam spekulasi terkait penggelapan dana nasabah tersebut berseliweran di masyarakat.

Pakar Ekonomi Universitas Pasundan (Unpas) Acuviarta Kartabi menduga adanya keterlibatan orang dalam bank terkait oknum BNI yang menggelapkan dana nasabah sebesar Rp45 miliar.

Sebelumnya, oknum pegawai BNI, MBS, ditetapkan sebagai tersangka perkara dugaan tindak pidana penggelapan uang nasabah senilai Rp45 miliar. MBS akan ditahan selama 20 hari ke depan.

"Secara umum ini ada keterlibatan orang dalam (bank BNI), termasuk ada persekongkolan yang mungkin terjadi di BNI," ujar Acuviarta ketika berbincang, Rabu 15 September 2021.

Baca Juga: Uang Nasabah Rp45 M Dibobol Pegawai, BNI Bisa Dijerat 5 Pasal Sekaligus

Meski masih diduga adanya keterlibatan internal BNI, tapi menurutnya pihak bank sendiri mesti mengevaluasi kinerja dari manajemen risiko bank tersebut.

Tak hanya itu, menurutnya penggelapan dana ini juga berpotensi pada adanya pembobolan data nasabah yang tersimpan di bank, karena lemahnya jaminan perlindungan data nasabah baik dari segi IT maupun sibernya.

"Harus ada penguatan di manajemen risiko mengapa hal semacam ini (penggelapan dana nasabah) tidak terpantau," katanya.

"Ada kelemahan di direktur kepatuhan, komite tata kelola, dan komite risiko, struktur itu harus dievaluasi ulang, yang nantinya bisa meminimalisir kejadian serupa," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Sumber: Ayobandung.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peserta Wajib Tahu, Ini Ambang Batas SKD CPNS 2021

Selasa, 21 September 2021 | 17:15 WIB

BEGINI Cara Batasi Akses Lokasi di PeduliLindungi

Selasa, 21 September 2021 | 16:24 WIB

Apakah Ada Kartu Prakerja Gelombang 22? Ini Bocorannya

Selasa, 21 September 2021 | 15:02 WIB
X