Demonstrasi Anticovid di Belanda, Begini Komentar Menohok PM Mark Rutte

- Rabu, 24 November 2021 | 07:01 WIB
Kerusuhan dan demonstrasi anticovid di Rotterdam, Belanda pada Minggu, 21 November 2021. (istimewa)
Kerusuhan dan demonstrasi anticovid di Rotterdam, Belanda pada Minggu, 21 November 2021. (istimewa)

 

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Perdana Menteri (PM) Belanda, Mark Rutte, mengkritik kerusuhan dan demonstrasi anticovid yang terjadi selama tiga malam di beberapa kota di Belanda.

PM Mark Rutte mengistilahkan kejadian demonstrasi anticovid sebagai perilaku kekerasan murni oleh sekumpulan orang-orang tolol. Dia berjanji akan menuntut siapapun yang bertanggung jawab.

"Kerusuhan yang terjadi di sejumlah kota di seluruh negeri sejak hari Jum'at, 19 November 2021 lalu merupakan buntut dari demonstrasi anticovid," ujar PM Mark Rutte kepada media Belanda.

Baca Juga: DOR !! Pistol Milik Penumpang Meledak di Bandara, Penumpang Berhamburan

"saya akan membela hak protes setiap orang tetapi saya takkan menerima orang-orang tolol yang hanya melakukan kekerasan murni, melawan orang-orang yang menjaga negara ini tetap aman," lanjutnya.

Di Rotterdam, polisi melepaskan beberapa tembakan peringatan dan menangkap 145 orang selama 3 hari kerusuhan.

Baca Juga: Mobil Menerobos Parade Natal di AS, Tewaskan 5 Orang

Sejauh ini penyidikan kepolisian dan proses yuridiksi Belanda masih mengusahakan berbagai hal untuk mengungkap dalang utama kerusuhan.

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jerman Temukan Dugaan Kasus Covid-19 Varian Omicron

Minggu, 28 November 2021 | 12:00 WIB

Duh,, Polisi Uzbekistan Paksa Muslim Cukur Jenggot

Jumat, 26 November 2021 | 09:06 WIB
X