Wacana Hukuman Mati bagi Koruptor, Begini Kata Ahmad Sahroni

- Kamis, 25 November 2021 | 17:57 WIB
 Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari faksi Partai Nasdem, menyatakan dukungannya terhadap wacana hukuman mati bagi koruptor.  (IG: @ahmadsahroni88))
Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari faksi Partai Nasdem, menyatakan dukungannya terhadap wacana hukuman mati bagi koruptor. (IG: @ahmadsahroni88))

SEMARANGSELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Wacana hukuman mati bagi terdakwa koruptor kembali mendapat angin segar dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari faksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni menyatakan bahwa hukuman mati bagi koruptor bisa diterapkan, jika tindak pidana korupsi yang dilakukannya menyebabkan kerugian besar bagi negara.

Ahmad Sahroni juga menambahkan, dirinya secara pribadi mendukung adanya hukuman mati bagi koruptor asalkan jelas mekanismenya.

Baca Juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Seventeen - Menemukanmu, LIRIK: Kini Ku Menemukanmu

Yang mana tidak semua koruptor dihukum mati, melainkan jika kasusnya begitu parah dengan jumlah nominal tertentu yang sudah disepakati bersama, barulah bisa dipertimbangkan untuk diberikan hukuman mati.

Ahmad Sahroni juga menyoroti efek jera yang akan timbul dengan diterapkannya hukuman mati bagi koruptor.

Apakah dengan penerapan hukuman mati akan menghentikan korupsi di Indonesia.

Baca Juga: Sangar! Skor AnTuTu Snapdragon 8 Gen1 Tembus 1 Juta, Lebihi Dimensity 9000

Selebihnya Sahroni menyarankan sesuatu yang lebih penting daripada menghukum mati koruptor, yaitu mengembalikan kekayaan dan aset negara yang sudah dikorupsi.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dilamar Gangga Kusuma, Ini Deretan Mantan Pacar Awkarin

Selasa, 30 November 2021 | 18:19 WIB

Mengejutkan, Lesti Kejora Izinkan Rizky Billar Poligami

Selasa, 30 November 2021 | 15:38 WIB

18.572 Jemaah Umrah Asal Indonesia Siap Diberangkatkan

Selasa, 30 November 2021 | 13:36 WIB

Awkarin Dilamar Gangga Kusuma, Netizen Ribut Soal Agama

Selasa, 30 November 2021 | 13:27 WIB
X