Mengenal Nopia, Makanan Khas Banyumas, yang Jadi Warisan Budaya

- Senin, 1 November 2021 | 19:19 WIB
Kue Nopia (dok instagram)
Kue Nopia (dok instagram)

SEMARANGSELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Nopia merupakan jajanan yang juga dikenal dengan sebutan ‘ndog gludhug’ yang artinya telur halilintar, atau ‘ndog penyu’, atau juga ada yang menyebutnya ‘ndog gajah’.

Kue ini baru saja dinobatkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Jawa Tengah.

Nopia dipopulerkan oleh keluarga keturunan Tionghoa pada 1880-an.

Rasanya enak karena dibuat dari gula merah dan bawang merah goreng.

Baca Juga: LIGA 3: Dua Gol Yusron Antarkan Kemenangan Persibat Atas Persipur

Membuatnya, dengan memanggang adonan memakai tungku khusus yang terbuat dari tanah dan bentuknya lebih mirip sumur.

Baru kemudian dibakar menggunakan kayu bakar dari pelepah pohon kelapa.

Tekstur kulitnya juga dibuat mirip dengan cangkang telur, keras dan renyah.

Namun isinya manis agak lengket, karena berasal dari adonan gula merah dengan rasa bawang merah goreng.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Tips Menentukan Rencana Liburan, Dijamin Anti Ribet

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:11 WIB

7 Tips Aman Saat Berlibur, Jangan Pakai Baju Begini

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:38 WIB
X