Sejarah Panjang Warung HIK Khas Solo yang Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda

- Rabu, 3 November 2021 | 12:43 WIB
Ilustrasi Warung HIK di Kota Solo.  (suara.com)
Ilustrasi Warung HIK di Kota Solo. (suara.com)

SOLO, AYOSEMARANG.COM -- Baru-baru ini, warung HIK khas Solo, bersama dengan Mendoan, Timlo Solo, hingga sate kere ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Adapun, warung HIK khas Solo merupakan sebagian kecil dari 51 kekayaan warisan budaya Jawa Tengah yang

Kabid Pembinaan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng Eris Yunianto mengatakan, penetapan itu dilakukan pada 30 Oktober 2021 lalu

Baca Juga: Warung HIK Solo, Timlo, Mendoan, Hingga Dandangan Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Seperti dikutip dari suara.com, warung HIK, atau Hidangan Istimewa Kampung khas Solo memiliki sejarah unik

HIK disebut telah mewarnai perjalanan panjang sejarah kuliner Indonesia, bahkan sebelum Indonesia merdeka

Sejarawan asal Solo, Heri Priyatmoko, menuturkan, pernah melakukan riset mengenai HIK serta angkringan.

Menurutnya terdapat bukti HIK maupun angkringan ialah budaya asli Solo.

Heri menuturkan warung HIK Solo dulunya bernama angkringan.

Halaman:

Editor: Akbar Hari Mukti

Sumber: Suara.com, Solopos

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Tips Menentukan Rencana Liburan, Dijamin Anti Ribet

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:11 WIB

7 Tips Aman Saat Berlibur, Jangan Pakai Baju Begini

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:38 WIB
X